Frekuensi pemberian pakan menentukan laju pertumbuhan gurami karena spesies ini memiliki lambung sederhana dan mencerna pakan relatif cepat. Pola tiga kali sehari—pagi, siang, dan sore—menjaga asupan nutrisi tetap stabil sekaligus menekan agresivitas antar ikan. Artikel ini membahas dosis, waktu, dan penyesuaian pakan pada fase pendederan hingga pembesaran.
Mengapa Tiga Kali Sehari, Bukan Dua atau Empat?
Gurami yang diberi pakan dua kali sehari cenderung mengalami puncak rasa lapar ekstrem pada sore hari, memicu perebutan pakan dan kanibalisme pada benih. Sebaliknya, pemberian empat kali atau lebih meningkatkan risiko pakan tidak termakan yang membusuk di dasar kolam. Tiga kali sehari adalah titik seimbang: cukup untuk mempertahankan pertumbuhan harian 2–3 persen dari bobot biomassa, tanpa membebani kualitas air.
Dosis dan Jadwal per Fase Budidaya
Pendederan (benih 2–8 cm)
- Dosis: 5–8 persen bobot biomassa per hari, dibagi tiga.
- Pagi (07.00): pelet remuk halus ukuran 0,5–1 mm.
- Siang (12.00): pelet remuk, jumlah setengah porsi pagi.
- Sore (17.00): pelet remuk, habiskan sebelum gelap.
- Tambahkan cacing sutra 10 persen dari total pakan pada minggu pertama penebaran.
Pembesaran (gurami 100 g ke atas)
- Dosis: 3 persen bobot biomassa per hari, turun menjadi 2 persen saat bobot di atas 500 g.
- Pagi (07.00): 40 persen dari total pakan harian, pelet apung 2–3 mm.
- Siang (12.30): 25 persen, pelet apung.
- Sore (17.30): 35 persen, pelet apung.
- Selingi daun talas atau kangkung 10 persen bobot pakan tiap dua hari untuk serat.
Langkah Praktis dan Pengendalian Kualitas Air
- Timbang sampel 10 ekor setiap 10 hari, lalu koreksi dosis. Biomassa naik, pakan ikut naik.
- Hentikan pakan sementara jika suhu air di bawah 24 derajat Celsius karena nafsu makan menurun.
- Bersihkan sisa pakan 30 menit setelah pemberian. Amonia ideal di bawah 0,5 mg/L dan pH 6,8–7,5.
- Ganti air 20–30 persen setiap tiga hari, terutama saat pakan berprotein tinggi.
Konsistensi jam pemberian membuat gurami mengenali ritme makan, sehingga pakan habis dalam 15 menit. Catat jumlah pakan, suhu, dan kematian harian pada satu buku log untuk mendeteksi penurunan nafsu makan lebih cepat.
Manajemen tiga kali sehari bukan sekadar rutinitas, melainkan alat kontrol pertumbuhan dan kesehatan kolam. Dengan dosis yang dikoreksi tiap 10 hari, jadwal tetap, dan pemantauan air, gurami tumbuh seragam dan risiko penyakit tekan seminimal mungkin.