Nafsu makan gurami yang menurun berdampak langsung pada laju pertumbuhan dan efisiensi pakan. Salah satu solusi yang kini banyak diterapkan pembudidaya adalah pemberian probiotik, baik melalui pakan maupun air kolam. Bakteri menguntungkan ini memperbaiki kesehatan saluran cerna, sehingga ikan kembali rakus dan konversi pakan (FCR) lebih efisien.
Mengapa Probiotik Meningkatkan Nafsu Makan
Probiotik seperti Bacillus subtilis, Lactobacillus sp., dan Saccharomyces cerevisiae bekerja dengan menyeimbangkan mikroflora usus gurami. Bakteri baik menekan pertumbuhan patogen, memproduksi enzim pencernaan (protease, amilase, lipase), dan membantu penyerapan nutrisi. Ketika usus sehat, gurami merespons pakan lebih agresif. Selain itu, probiotik di air menekan amonia dan senyawa toksik yang sering membuat ikan stres dan berhenti makan.
Dosis dan Cara Pemberian
Probiotik bisa diberikan lewat pakan (lebih efektif) atau langsung ke kolam. Berikut panduan praktisnya:
- Melalui pakan: Larutkan 5–10 ml probiotik cair (atau 2–3 gram probiotik bubuk) dalam 100 ml air bersih, lalu campurkan ke 1 kg pelet. Diamkan 15–20 menit agar meresap, keringkan angin-anginkan, baru berikan.
- Frekuensi: Berikan pakan berprobiotik 2 kali sehari selama 5–6 hari berturut-turut, lalu jeda 1–2 hari sebelum siklus berikutnya.
- Melalui air kolam: Dosis 1–2 ml/m³ air (produk cair) atau 0,5–1 g/m³ (bubuk), ditebar merata setiap 7–10 hari, terutama pagi hari saat oksigen tinggi.
- Pendederan: Mulai berikan sejak benih berumur 10–14 hari (ukuran 3–5 cm) agar kebiasaan makan terbentuk sejak dini.
- Pembesaran: Untuk gurami ukuran 100–500 g, tambahkan probiotik pada pakan utama yang berprotein 28–32%.
Langkah Konkret Fermentasi Pakan Sendiri
Untuk menekan biaya, pembudidaya bisa membuat pakan fermentasi. Campurkan 1 kg dedak halus, 0,5 kg tepung ikan, dan 10 ml probiotik komersial, lalu tambahkan air hingga lembap (kadar air 30–40%). Masukkan ke wadah tertutup, fermentasi 2–3 hari. Aroma asam segar menandakan fermentasi berhasil. Berikan sebagai pakan tambahan 1 kali sehari.
Hal yang Perlu Diperhatikan
- Jangan mencampur probiotik dengan air panas atau klorin—keduanya mematikan bakteri.
- Simpan produk probiotik di tempat sejuk, hindari sinar matahari langsung.
- Hentikan pemberian jika muncul bau busuk atau lendir berlebih di kolam.
- Kombinasikan dengan penggantian air 20–30% setiap 3–5 hari untuk hasil optimal.
- Pengamatan nafsu makan: hitung sisa pakan setelah 30 menit; jika habis lebih cepat, dosis bisa dipertahankan.
Pemberian probiotik secara rutin dan terukur terbukti membuat gurami lebih aktif mencari makan, menurunkan stres, dan mempercepat waktu panen. Kuncinya adalah konsistensi dosis, kualitas air yang stabil, serta pakan bernutrisi seimbang. Dengan menerapkan langkah di atas, pembudidaya dapat menekan biaya pakan sekaligus meningkatkan hasil panen gurami secara berkelanjutan.