Kolam terpal bundar menjadi jalan tengah bagi pembudidaya gurami bermodal terbatas yang tetap ingin panen optimal. Dibanding kolam tanah, terpal lebih murah, mudah dipasang, dan bisa dibongkar-pasang di lahan sempit. Dengan manajemen air dan pakan yang tepat, pendederan hingga pembesaran gurami di kolam bundar bisa menghasilkan benih berkualitas maupun gurami konsumsi ukuran 500 gram dalam 6–8 bulan.
Menyiapkan Kolam Terpal Bundar
Pilih terpal HDPE ketebalan 0,5 mm dengan diameter 3 meter dan tinggi 1 meter, cukup untuk 500–700 ekor benih ukuran 5 cm. Rangka bisa memakai bambu atau besi ringan. Sebelum dipakai, bilas terpal dengan air bersih, lalu isi air setinggi 60–70 cm dan diamkan 3 hari agar suhu stabil.
- Dosis kapur dolomit: 100 gram per meter persegi, ditabur merata sebelum pengisian air.
- Pupuk kandang fermentasi: 500 gram per meter persegi untuk menumbuhkan pakan alami.
- Garam kasar: 1 kg per meter kubik air untuk mencegah jamur dan parasit.
Tahap Pendederan Benih
Sebar benih ukuran 3–5 cm dengan padat tebar 30–50 ekor per meter persegi. Pendederan berlangsung 4–6 minggu hingga benih mencapai 8–10 cm. Beri pakan berupa pelet halus protein 38–40 persen sebanyak 3–5 persen dari bobot total per hari, dibagi dua kali pemberian.
Perawatan Harian Selama Pendederan
- Ganti air 20–30 persen setiap 3 hari, sisakan air lama agar plankton tidak hilang.
- Cek pH air di kisaran 6,5–7,5 dan suhu 26–30 derajat Celsius.
- Sortir benih tiap dua minggu untuk menyeragamkan ukuran dan mencegah kanibalisme.
Pembesaran hingga Ukuran Konsumsi
Setelah benih seragam, turunkan padat tebar menjadi 10–15 ekor per meter persegi. Gurami tumbuh lambat, sehingga pemberian pakan harus konsisten. Gunakan pelet protein 30–32 persen dengan rasio konversi pakan 1,5–2,0. Tambahkan daun talas, kangkung, atau azolla sebagai pakan tambahan untuk menekan biaya.
- Frekuensi pakan: 2 kali sehari, pagi dan sore, 3 persen bobot biomassa.
- Probiotik EM4: 5 ml per meter kubik air, ditebar tiap 7 hari untuk menjaga kualitas air.
- Panen parsial mulai bulan ke-6 saat bobot mencapai 400–500 gram.
Catatan Perawatan dan Risiko
Penyakit umum pada gurami di kolam terpal adalah bercak putih dan busuk sirip, biasanya dipicu air kotor. Solusinya, rendam ikan sakit dalam larutan garam 10 gram per liter selama 10–15 menit. Hindari pemberian pakan berlebih karena sisa pakan menumpuk dan menaikkan amonia. Tutup sebagian kolam dengan paranet agar suhu tidak melonjak saat siang terik.
Budidaya gurami di kolam terpal bundar menuntut disiplin pada kualitas air dan pakan, bukan modal besar. Dengan padat tebar tepat, probiotik rutin, dan panen bertahap, kolam diameter 3 meter dapat menghasilkan 50–70 kg gurami per siklus. Mulailah dari skala kecil, catat pertumbuhan mingguan, lalu gandakan jumlah kolam setelah pola perawatan terbukti berhasil.