Pemijahan gurami tidak selalu membutuhkan kolam luas. Dengan kolam beton mini berukuran 2 x 3 meter, induk gurami dapat dipijahkan secara terkontrol sehingga telur lebih mudah dipanen dan tingkat kematian larva ditekan. Teknik ini cocok untuk pehobi maupun pembudidaya skala rumah tangga yang ingin menghasilkan benih sendiri secara berkelanjutan.

Persiapan Kolam Beton Mini

Kolam minimal berukuran 2 x 3 meter dengan kedalaman 80-100 cm. Keringkan kolam selama 3-5 hari, lalu isi air bersih setinggi 40-50 cm. Tambahkan substrat pemijahan berupa ijuk atau tanaman air seperti eceng gondok di salah satu sudut untuk menempelkan telur. Pasang aerasi ringan dan atur pH air pada kisaran 6,5-7,5 dengan suhu 26-30°C. Diamkan air selama 2-3 hari sebelum induk ditebar agar gas beracun menguap.

Seleksi Induk dan Pemijahan

Pilih induk betina berumur 2-3 tahun dengan bobot 1,5-2 kg dan perut membesar serta lubang genital kemerahan. Induk jantan berumur 3-4 tahun dengan bobot 2-2,5 kg, kepala besar, dan gerakan agresif. Rasio penebaran 1 jantan : 1 betina, maksimal 3 pasang per kolam mini. Beri pakan pellet protein 28-32% sebanyak 3% bobot biomassa per hari. Pemijahan biasanya terjadi 7-14 hari setelah penebaran, ditandai sarang busa dan telur menempel pada substrat.

Tahapan Pemijahan

  • Hari ke-1 hingga ke-5: adaptasi induk dan pemberian pakan pagi serta sore.
  • Hari ke-6 hingga ke-10: induk jantan mulai membuat sarang; kurangi aerasi agar sarang tidak rusak.
  • Hari ke-11 hingga ke-14: pemijahan terjadi; telur menempel pada ijuk.
  • Setelah 24-36 jam: angkat substrat berisi telur ke wadah penetasan.

Penetasan Telur dan Perawatan Larva

Telur gurami menetas dalam 36-48 jam pada suhu 28-30°C. Setelah menetas, larva memiliki kuning telur sebagai cadangan makanan selama 3-5 hari. Setelah kuning telur habis, beri pakan berupa kutu air atau artemia sebanyak 5-10% bobot larva per hari, diberikan 3-4 kali. Jaga kualitas air dengan pergantian 20-30% setiap dua hari dan hindari fluktuasi suhu mendadak.

Manajemen Kesehatan Induk

  • Karantina induk baru selama 7 hari sebelum dimasukkan ke kolam pemijahan.
  • Tambahkan garam ikan 1-2 gram per liter saat tanda infeksi jamur muncul.
  • Pisahkan induk jantan setelah pemijahan untuk mencegah kanibalisme telur.
  • Bersihkan sisa pakan setiap hari agar amonia tidak menumpuk.

Pemijahan gurami di kolam beton mini menuntut kedisiplinan pada kualitas air, seleksi induk, dan pemberian pakan. Dengan mengikuti tahapan di atas, satu pasang induk dapat menghasilkan 1.000-3.000 telur per siklus, dan benih siap dideran setelah 10-14 hari. Konsistensi pemeliharaan adalah kunci keberhasilan jangka panjang.